Menu

Surah Al-Balad

Negeri

Chapter 90 of 114

Bacaan Al-Qur'an yang Indah

Surah Al-Balad

Recited by Salaah Bukhaatir

Overview

About this Surah

At a glance

Surah 90 of 114

Translation
Indonesian
Recitation
Salaah Bukhaatir

Ask the AI about this Surah

Commentary

Tafsir

<p>Surat Ar-Rum yang terdiri dari 60 ayat, termasuk surat Makkiyyah, dan diturunkan setelah surat Al-Insyiqaq.</p><p>Dinamakan Ar-Rum karena pada permulaan surat ini, yaitu ayat ke-2, ke-3, dan ke-4 terdapat berita tentang bangsa Romawi yang pada mulanya dikalahkan bangsa Persia, tetapi setelah beberapa tahun kemudian kerajaan Romawi dapat menuntut balas dan mengalahkan kerajaan Persia kembali.</p><p>Ini adalah salah satu mukjizat Al-Qur'an, yaitu memberitahukan hal-hal yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Juga suatu isyarat bahwa kaum muslimin yang demikian lemahnya pada waktu itu akan menang dan dapat menghancurkan kaum musyrikin. Isyarat ini terbukti pertama kali pada perang Badar.</p><p>**Pokok-Pokok Isi:**</p><p>1. **Keimanan:**</p><p> Bukti-bukti kerasulan Nabi Muhammad terkait perkara gaib, seperti kemenangan bangsa Romawi atas kerajaan Persia; bukti-bukti keesaan Allah yang terdapat pada alam dan kejadian-kejadian pada alam itu sendiri; bukti-bukti keberadaan hari kebangkitan; contoh dan perumpamaan yang menjelaskan bahwa berhala dan sembahan tidak dapat menolong dan memberi manfaat kepada penyembah-penyembahnya sedikit pun.</p><p>2. **Hukum-hukum:**</p><p> Kewajiban menyembah Allah dan mengakui keesaan-Nya karena sesuai dengan fitrah manusia; kewajiban berdakwah; kewajiban memberikan nafkah (sedekah) kepada kaum kerabat, fakir miskin, musafir, dan sebagainya; larangan mengikuti orang musyrik; hukum riba.</p><p>3. **Kisah-kisah:**</p><p> Berita tentang bangsa Romawi sebagai suatu umat yang beragama walaupun dikalahkan pada mulanya oleh kerajaan Persia yang menyembah api namun akhirnya meraih kemenangan kembali.</p><p>4. **Lain-lain:**</p><p> Manusia bergembira dan bangga apabila mendapat nikmat tetapi berputus asa apabila ditimpa musibah, kecuali orang beriman; kewajiban rasul hanya menyampaikan dakwah; kejadian-kejadian yang dialami umat-umat terdahulu wajib menjadi pelajaran bagi umat yang datang kemudian.</p><p>Surat Ar-Rum menyebutkan hal-hal yang berhubungan dengan kekuasaan Allah yang mutlak terhadap semua urusan baik sebelum, setelah, maupun saat terjadinya suatu peristiwa; agama tauhid (Islam) pasti menang; ancaman-ancaman terhadap kaum musyrikin; watak-watak manusia; penyebutan kejadian-kejadian pada alam ini sebagai bukti kekuasaan dan keesaan Allah.</p><p>**Hubungan Surat Ar-Rum Dengan Surat Luqman:**</p><p>1. Dalam surat Ar-Rum disebutkan bahwa di dalam Al-Qur'an Allah membuat banyak perumpamaan yang bermanfaat bagi manusia, sedangkan dalam surat Luqman Allah mengisyaratkan hal yang serupa.</p><p>2. Pada bagian akhir surat Ar-Rum disebutkan bahwa keadaan orang kafir, ketika dibacakan ayat-ayat Al-Qur'an, selalu membantah dan mendustakannya, sedangkan pada permulaan surat Luqman diterangkan keadaan orang kafir yang selalu berpaling dan bersifat sombong terhadap ayat-ayat Al-Qur'an itu.</p><p>3. Pada surat Ar-Rum terdapat ketegasan bahwa Allahlah yang memulai penciptaan makhluk dan Dia pulalah yang membangkitkannya pada kali yang kedua. Hal itu angat mudah bagi-Nya. Dalam surat Luqman Allah menegaskan bahwa penciptaan manusia dan membangkitkannya kembali di akhirat adalah mudah pula bagi Allah.</p><p>4. Pada surat Ar-Rum Allah menerangkan tabiat manusia bahwa apabila mereka ditimpa bahaya mereka berserah diri kepada Tuhannya dan bila mendapat rahmat sebagian mereka kembali mempersekutukan-Nya. Dalam surat Luqman diterangkan tentang watak manusia itu dengan memberikan contoh, yaitu ketika manusia ditimpa bahaya di tengah lautan dan ketika telah selamat sampai di darat.</p>

Verse by verse

Surah Al-Balad · Negeri

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. Ayah 1

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ لَا أُقْسِمُ بِهَـٰذَا الْبَلَدِ

    Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah),

  2. Ayah 2

    وَأَنتَ حِلٌّ بِهَـٰذَا الْبَلَدِ

    dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,

  3. Ayah 3

    وَوَالِدٍ وَمَا وَلَدَ

    dan demi bapak dan anaknya.

  4. Ayah 4

    لَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنسَانَ فِي كَبَدٍ

    Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.

  5. Ayah 5

    أَيَحْسَبُ أَن لَّن يَقْدِرَ عَلَيْهِ أَحَدٌ

    Apakah manusia itu menyangka bahwa sekali-kali tiada seorangpun yang berkuasa atasnya?

  6. Ayah 6

    يَقُولُ أَهْلَكْتُ مَالًا لُّبَدًا

    Dan mengatakan: "Aku telah menghabiskan harta yang banyak".

  7. Ayah 7

    أَيَحْسَبُ أَن لَّمْ يَرَهُ أَحَدٌ

    Apakah dia menyangka bahwa tiada seorangpun yang melihatnya?

  8. Ayah 8

    أَلَمْ نَجْعَل لَّهُ عَيْنَيْنِ

    Bukankah Kami telah memberikan kepadanya dua buah mata,

  9. Ayah 9

    وَلِسَانًا وَشَفَتَيْنِ

    lidah dan dua buah bibir.

  10. Ayah 10

    وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ

    Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan,

  11. Ayah 11

    فَلَا اقْتَحَمَ الْعَقَبَةَ

    Tetapi dia tiada menempuh jalan yang mendaki lagi sukar.

  12. Ayah 12

    وَمَا أَدْرَاكَ مَا الْعَقَبَةُ

    Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu?

  13. Ayah 13

    فَكُّ رَقَبَةٍ

    (yaitu) melepaskan budak dari perbudakan,

  14. Ayah 14

    أَوْ إِطْعَامٌ فِي يَوْمٍ ذِي مَسْغَبَةٍ

    atau memberi makan pada hari kelaparan,

  15. Ayah 15

    يَتِيمًا ذَا مَقْرَبَةٍ

    (kepada) anak yatim yang ada hubungan kerabat,

  16. Ayah 16

    أَوْ مِسْكِينًا ذَا مَتْرَبَةٍ

    atau kepada orang miskin yang sangat fakir.

  17. Ayah 17

    ثُمَّ كَانَ مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ وَتَوَاصَوْا بِالْمَرْحَمَةِ

    Dan dia (tidak pula) termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang.

  18. Ayah 18

    أُولَـٰئِكَ أَصْحَابُ الْمَيْمَنَةِ

    Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.

  19. Ayah 19

    وَالَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِنَا هُمْ أَصْحَابُ الْمَشْأَمَةِ

    Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.

  20. Ayah 20

    عَلَيْهِمْ نَارٌ مُّؤْصَدَةٌ

    Mereka berada dalam neraka yang ditutup rapat.

About the Quran

The Quran

The Quran is the holy scripture of Islam. Muslims believe that it is the literal word of Allah (سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى), revealed to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم) over a period of 23 years. The Quran is composed of 114 Surahs (chapters) and contains 6,236 Ayat (verses). Muslim beliefs and practices are based on the Quran and the Sunnah, the teachings and example of the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم).

The Kaaba in Mecca
A mosque in South America

Meccan Surahs

The Meccan Surahs are the earliest revelations sent down to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم). They were revealed in Mecca, hence their name. These revelations form the foundation of the Islamic faith and contain guidance for Muslims on how to live their lives. The Meccan Surahs are also notable for their poetic beauty and lyrical prose.

Medinan Surahs

The Medinan Surahs are the later Surahs that, according to Islamic tradition, were revealed in Medina after the Prophet Muhammad's (صلى الله عليه وسلم) hijra from Mecca. They were revealed by Allah (سبحانه و تعالى) when the Muslim community was larger and more developed, as opposed to their minority position in Mecca.

Stay connected

Receive regular updates

New features, translations and reminders from AskTheQuran, straight to your inbox.

We use Mailchimp to send updates. You can unsubscribe at any time. See our privacy policy.

We may receive a commission if you click on a link and buy a product, service or similar, at no extra cost to you. Details are in the disclosure policy.