Menu

Surah At-Tariq

Yang Datang di Malam Hari

Chapter 86 of 114

Bacaan Al-Qur'an yang Indah

Surah At-Tariq

Recited by Salaah Bukhaatir

Overview

About this Surah

At a glance

Surah 86 of 114

Translation
Indonesian
Recitation
Salaah Bukhaatir

Ask the AI about this Surah

Commentary

Tafsir

<p>Surat ini terdiri dari 227 ayat dan termasuk golongan surat Makkiyyah. Dinamakan "Asy Syu'ara'" yang berarti penyair diambil dari kata "Asy Syu'ara'" yang terdapat pada ayat ke-224, ketika Allah secara khusus menyebutkan kedudukan para penyair. Para penyair disebutkan mempunyai sifat-sifat yang jauh berbeda dengan para rasul; mereka diikuti oleh orang-orang yang sesat, mereka suka memutarbalikkan perkataan dan tidak mempunyai pendirian; perbuatan mereka tidak sesuai dengan apa yang mereka ucapkan. Sifat-sifat seperti ini tidak terdapat pada rasul-rasul. Oleh karena itu, tidak pantas jika Nabi Muhammad dituduh sebagai penyair dan Al-Qur'an dianggap sebagai syair. Al-Qur'an adalah wahyu Allah, bukan buatan manusia.</p><p>**Pokok isi:**</p><p>1. **Keimanan:**</p><p> Jaminan Allah akan kemenangan perjuangan dan keselamatan rasul-rasul-Nya; Al-Qur'an benar-benar wahyu Allah yang dibawa turun ke dunia oleh Malaikat Jibril (Ruuhul amiin); hanya Allah yang wajib disembah.</p><p>2. **Hukum-hukum:**</p><p> Kewajiban menyempurnakan takaran dan timbangan; larangan menggubah syair yang berisi cacian, khurafat-khurafat, dan kebohongan.</p><p>3. **Kisah-kisah:**</p><p> Kisah-kisah Nabi Musa dengan Fir'aun; kisah Nabi Ibrahim dengan kaumnya; kisah Nabi Nuh dengan kaumnya; kisah Nabi Shaleh dengan kaumnya (Tsamud); kisah Nabi Huud dengan kaumnya ('Ad), kisah Nabi Luth dengan kaumnya; kisah Nabi Syu'aib dengan penduduk Aikah.</p><p>4. **Lain-lain:**</p><p> Kebinasaan suatu bangsa atau umat disebabkan meninggalkan petunjuk-petunjuk agama; tumbuh-tumbuhan yang beraneka ragam dan perubahan-perubahannya adalah bukti keberadaan Tuhan Yang Maha Esa; petunjuk-petunjuk Allah bagi pemimpin agar berlaku lemah-lembut terhadap pengikutnya; turunnya kitab Al-Qur'an dalam bahasa Arab sudah disebut dalam kitab-kitab suci terdahulu.</p><p>Sebagian besar surat Asy-Syu'ara' menerangkan kisah nabi-nabi dengan umatnya masing-masing. Mereka mengalami penderitaan dan permusuhan dari kaumnya, tetapi pada akhirnya mereka mendapat kemenangan, dan lawan-lawan mereka mengalami kehancuran.</p><p>Kisah-kisah ini diceritakan Allah untuk menghibur Rasulullah dan kaum muslimin; karena kelak mereka akan mendapat kemenangan sebagaimana para rasul terdahulu.</p><p>**Hubungan Surat Asy-Syu'Ara' Dengan Surat An-Naml:**</p><p>1. Surat An-Naml melengkapi surat Asy-Syu'ara' dengan menambahkan kisah nabi-nabi yang tidak terdapat dalam surat Asy-Syu'ara', yaitu kisah Nabi Daud dan Nabi Sulaiman.</p><p>2. Dalam surat An-Naml ada penambahan uraian pada kisah Nabi Luth dan Nabi Musa yang diceritakan dalam surat Asy-Syu'ara'.</p><p>3. Kedua surat ini sama-sama memuat sifat Al-Qur'an dan menerangkan bahwa Al-Qur'an benar-benar diturunkan dari sisi Allah.</p><p>4. Kedua surat ini sama-sama menghibur Nabi Muhammad yang mengalami bermacam-macam penderitaan dan permusuhan dari kaumnya.</p>

Verse by verse

Surah At-Tariq · Yang Datang di Malam Hari

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. Ayah 1

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ وَالسَّمَاءِ وَالطَّارِقِ

    Demi langit dan yang datang pada malam hari,

  2. Ayah 2

    وَمَا أَدْرَاكَ مَا الطَّارِقُ

    tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?

  3. Ayah 3

    النَّجْمُ الثَّاقِبُ

    (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,

  4. Ayah 4

    إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ

    tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.

  5. Ayah 5

    فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ مِمَّ خُلِقَ

    Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?

  6. Ayah 6

    خُلِقَ مِن مَّاءٍ دَافِقٍ

    Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

  7. Ayah 7

    يَخْرُجُ مِن بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ

    yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

  8. Ayah 8

    إِنَّهُ عَلَىٰ رَجْعِهِ لَقَادِرٌ

    Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).

  9. Ayah 9

    يَوْمَ تُبْلَى السَّرَائِرُ

    Pada hari dinampakkan segala rahasia,

  10. Ayah 10

    فَمَا لَهُ مِن قُوَّةٍ وَلَا نَاصِرٍ

    maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.

  11. Ayah 11

    وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الرَّجْعِ

    Demi langit yang mengandung hujan

  12. Ayah 12

    وَالْأَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِ

    dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,

  13. Ayah 13

    إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ

    sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang hak dan yang bathil.

  14. Ayah 14

    وَمَا هُوَ بِالْهَزْلِ

    dan sekali-kali bukanlah dia senda gurau.

  15. Ayah 15

    إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا

    Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya.

  16. Ayah 16

    وَأَكِيدُ كَيْدًا

    Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya.

  17. Ayah 17

    فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا

    Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar.

About the Quran

The Quran

The Quran is the holy scripture of Islam. Muslims believe that it is the literal word of Allah (سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى), revealed to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم) over a period of 23 years. The Quran is composed of 114 Surahs (chapters) and contains 6,236 Ayat (verses). Muslim beliefs and practices are based on the Quran and the Sunnah, the teachings and example of the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم).

The Kaaba in Mecca
A mosque in South America

Meccan Surahs

The Meccan Surahs are the earliest revelations sent down to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم). They were revealed in Mecca, hence their name. These revelations form the foundation of the Islamic faith and contain guidance for Muslims on how to live their lives. The Meccan Surahs are also notable for their poetic beauty and lyrical prose.

Medinan Surahs

The Medinan Surahs are the later Surahs that, according to Islamic tradition, were revealed in Medina after the Prophet Muhammad's (صلى الله عليه وسلم) hijra from Mecca. They were revealed by Allah (سبحانه و تعالى) when the Muslim community was larger and more developed, as opposed to their minority position in Mecca.

Stay connected

Receive regular updates

New features, translations and reminders from AskTheQuran, straight to your inbox.

We use Mailchimp to send updates. You can unsubscribe at any time. See our privacy policy.

We may receive a commission if you click on a link and buy a product, service or similar, at no extra cost to you. Details are in the disclosure policy.