Menu

Surah Al-Infitar

Terbelah

Chapter 82 of 114

Bacaan Al-Qur'an yang Indah

Surah Al-Infitar

Recited by Salaah Bukhaatir

Overview

About this Surah

At a glance

Surah 82 of 114

Translation
Indonesian
Recitation
Salaah Bukhaatir

Ask the AI about this Surah

Commentary

Tafsir

<p>Surat Al-Hajj termasuk surat Madaniyyah dan terdiri dari 78 ayat. Menurut sebagian ahli tafsir, surat Al-Hajj termasuk surat Makkiyyah. Hal ini dikarenakan sebagian ayat dalam surat ini ada yang diturunkan di Mekah dan ada yang di Madinah.</p><p>Dinamai surat ini "Al-Hajj" karena surat ini mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan ibadah haji, seperti: ihram, thawaf, sa'i, wuquf di Arafah, mencukur rambut, syi'ar-syi'ar Allah, faedah dan hikmah disyariatkannya haji. Ditegaskan pula bahwa ibadah haji telah disyariatkan pada masa Nabi Ibrahim, dan Ka'bah didirikan oleh Nabi Ibrahim bersama putranya, Ismail.</p><p>Menurut Al Ghaznawi, surat Al-Hajj termasuk di antara surat yang ajaib, diturunkan pada malam dan siang hari, dalam musafir dan tidak musafir, ada ayat yang diturunkan di Mekah dan ada pula yang diturunkan di Madinah, isinya ada yang berhubungan dengan peperangan dan ada pula yang berhubungan dengan perdamaian, ada ayat yang muhkam dan ada pula yang mutasyabihat.</p><p>**Pokok-Pokok Isi:**</p><p>1. **Keimanan:**</p><p> Keimanan tentang adanya kebangkitan dan huru-hara hari kiamat; dari susunan alam semesta dapat diambil bukti-bukti tentang keberadaan Allah Maha Pencipta.</p><p>2. **Hukum-hukum:**</p><p> Kewajiban berhaji bagi kaum muslimin dan haji telah disyariatkan pada masa Ibrahim; hukum berkata dusta; larangan menyembah berhala; binatang-binatang yang halal dimakan; hukum menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan Masjidil Haram; dibolehkannya berperang untuk mempertahankan diri dan agama; hukum-hukum yang berhubungan dengan haji.</p><p>3. **Lain-lain:**</p><p> Membantah kebenaran tanpa dasar pengetahuan adalah perbuatan yang tercela; tanda-tanda takwa yang sampai ke hati; setiap agama yang dibawa rasul-rasul sejak dahulu mempunyai syariat tertentu; pahala orang yang mati dalam hijrah di jalan Allah; sikap orang kafir bila mendengar Al-Qur'an; anjuran berjihad; celaan Islam terhadap orang yang tidak memiliki pendirian dan selalu mencari keuntungan untuk diri sendiri.</p><p>Surat Al-Hajj mengingatkan manusia tentang keberadaan hari kebangkitan dengan mengemukakan bukti-bukti tentang kejadian dan proses perkembangan manusia, hewan dan tumbuh-tumbuhan. Oleh sebab itu, sudah sewajarnya manusia bersyukur dan menyembah Allah, Tuhan semesta alam. Juga mengemukakan tentang disyariatkannya haji, mengenai waktu-waktu boleh-tidaknya melakukan peperangan berhubung ada bulan-bulan suci yang ditentukan Allah.</p><p>**Hubungan Surat Al-Hajj Dengan Surat Al-Mu'Minun:**</p><p>1. Surat Al-Hajj menyuruh orang-orang mukmin mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mengerjakan berbagai macam kebaikan agar beruntung, sedangkan permulaan surat Al-Mukminun menegaskan bahwa apabila orang-orang mukmin betul-betul mengerjakan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi apa yang dilarang-Nya seperti zina, pasti akan beruntung.</p><p>2. Kedua surat ini sama-sama mengemukakan tentang penciptaan manusia, perkembangan kejadian dan kehidupan, dan menjadikan hal ini sebagai bukti keberadaan hari kebangkitan.</p><p>3. Kedua surat ini sama-sama menyinggung umat-umat terdahulu yang tidak mengindahkan seruan nabi-nabi, untuk menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang setelah mereka.</p><p>4. Kedua surat ini sama-sama mengemukakan bukti-bukti tentang keberadaan dan keesaan Allah.</p>

Verse by verse

Surah Al-Infitar · Terbelah

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. Ayah 1

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ إِذَا السَّمَاءُ انفَطَرَتْ

    Apabila langit terbelah,

  2. Ayah 2

    وَإِذَا الْكَوَاكِبُ انتَثَرَتْ

    dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,

  3. Ayah 3

    وَإِذَا الْبِحَارُ فُجِّرَتْ

    dan apabila lautan menjadikan meluap,

  4. Ayah 4

    وَإِذَا الْقُبُورُ بُعْثِرَتْ

    dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,

  5. Ayah 5

    عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ وَأَخَّرَتْ

    maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.

  6. Ayah 6

    يَا أَيُّهَا الْإِنسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ

    Hai manusia, apakah yang telah memperdayakan kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu Yang Maha Pemurah.

  7. Ayah 7

    الَّذِي خَلَقَكَ فَسَوَّاكَ فَعَدَلَكَ

    Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang,

  8. Ayah 8

    فِي أَيِّ صُورَةٍ مَّا شَاءَ رَكَّبَكَ

    dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu.

  9. Ayah 9

    كَلَّا بَلْ تُكَذِّبُونَ بِالدِّينِ

    Bukan hanya durhaka saja, bahkan kamu mendustakan hari pembalasan.

  10. Ayah 10

    وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِينَ

    Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),

  11. Ayah 11

    كِرَامًا كَاتِبِينَ

    yang mulia (di sisi Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu),

  12. Ayah 12

    يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ

    mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.

  13. Ayah 13

    إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ

    Sesungguhnya orang-orang yang banyak berbakti benar-benar berada dalam surga yang penuh kenikmatan,

  14. Ayah 14

    وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ

    dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar berada dalam neraka.

  15. Ayah 15

    يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ الدِّينِ

    Mereka masuk ke dalamnya pada hari pembalasan.

  16. Ayah 16

    وَمَا هُمْ عَنْهَا بِغَائِبِينَ

    Dan mereka sekali-kali tidak dapat keluar dari neraka itu.

  17. Ayah 17

    وَمَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ

    Tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?

  18. Ayah 18

    ثُمَّ مَا أَدْرَاكَ مَا يَوْمُ الدِّينِ

    Sekali lagi, tahukah kamu apakah hari pembalasan itu?

  19. Ayah 19

    يَوْمَ لَا تَمْلِكُ نَفْسٌ لِّنَفْسٍ شَيْئًا ۖ وَالْأَمْرُ يَوْمَئِذٍ لِّلَّهِ

    (Yaitu) hari (ketika) seseorang tidak berdaya sedikitpun untuk menolong orang lain. Dan segala urusan pada hari itu dalam kekuasaan Allah.

About the Quran

The Quran

The Quran is the holy scripture of Islam. Muslims believe that it is the literal word of Allah (سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى), revealed to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم) over a period of 23 years. The Quran is composed of 114 Surahs (chapters) and contains 6,236 Ayat (verses). Muslim beliefs and practices are based on the Quran and the Sunnah, the teachings and example of the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم).

The Kaaba in Mecca
A mosque in South America

Meccan Surahs

The Meccan Surahs are the earliest revelations sent down to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم). They were revealed in Mecca, hence their name. These revelations form the foundation of the Islamic faith and contain guidance for Muslims on how to live their lives. The Meccan Surahs are also notable for their poetic beauty and lyrical prose.

Medinan Surahs

The Medinan Surahs are the later Surahs that, according to Islamic tradition, were revealed in Medina after the Prophet Muhammad's (صلى الله عليه وسلم) hijra from Mecca. They were revealed by Allah (سبحانه و تعالى) when the Muslim community was larger and more developed, as opposed to their minority position in Mecca.

Stay connected

Receive regular updates

New features, translations and reminders from AskTheQuran, straight to your inbox.

We use Mailchimp to send updates. You can unsubscribe at any time. See our privacy policy.

We may receive a commission if you click on a link and buy a product, service or similar, at no extra cost to you. Details are in the disclosure policy.