Menu

Surah 'Abasa

Ia Bermuka Masam

Chapter 80 of 114

Bacaan Al-Qur'an yang Indah

Surah 'Abasa

Recited by Salaah Bukhaatir

Overview

About this Surah

At a glance

Surah 80 of 114

Translation
Indonesian
Recitation
Salaah Bukhaatir

Ask the AI about this Surah

Commentary

Tafsir

<p>Surat Thaha terdiri dari 135 ayat, diturunkan setelah diturunkannya surat Maryam, dan termasuk surat Makkiyyah.</p><p>Surat ini dinamai "Thaha", diambil dari perkataan yang berasal dari ayat pertama surat ini. Sebagaimana yang lazim terdapat pada surat-surat yang memakai huruf-huruf abjad pada permulaannya, di mana huruf tersebut seakan-akan merupakan pemberitahuan Allah kepada orang-orang yang membacanya, bahwa setelah huruf itu akan dikemukakan hal-hal yang sangat penting untuk diketahui, maka demikian pula halnya dengan ayat-ayat yang terdapat setelah huruf "Thaha" dalam surat ini. Allah menerangkan bahwa Al-Qur'an merupakan peringatan bagi manusia dan wahyu dari Allah, Pencipta semesta alam. Kemudian Allah menerangkan kisah beberapa orang nabi; akibat-akibat yang akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepada Allah dan orang-orang yang mengingkari-Nya, baik di dunia maupun di akhirat. </p><p>Selain hal-hal tersebut di atas, maka surat ini mengandung pokok-pokok isi sebagai berikut:</p><p>1. **Keimanan:**</p><p> Al-Qur'an adalah peringatan bagi manusia terutama bagi orang-orang yang bertakwa; Musa langsung menerima wahyu dari Allah tanpa perantara Jibril; Allah bersemayam di atas 'Arsy, mengetahui sesuatu yang samar dan yang lebih samar; keadaan orang berdosa ketika dikumpulkan pada hari kiamat; syafaat tidak bermanfaat pada hari kiamat kecuali dari orang yang mendapat izin dari Allah.</p><p>2. **Hukum-hukum:**</p><p> Perintah mengerjakan shalat dan keutamaan waktu-waktunya; kewajiban menyuruh keluarga melakukan shalat.</p><p>3. **Kisah-kisah:**</p><p> Kisah Musa dan Harun dalam menghadapi Fir'aun dan Bani Israil; kisah Nabi Adam dan iblis.</p><p>4. **Lain-lain:**</p><p> Perintah Allah kepada Nabi Muhammad supaya meminta tambahan ilmu kepada Allah meskipun sudah menjadi rasul; Allah tidak akan mengazab suatu kaum sebelum rasul diutus kepada mereka; larangan teperdaya oleh kesenangan kehidupan dunia.</p><p>Dalam surat Thaha ini diterangkan bahwa Al-Qur'an, sebagai kitab yang diwahyukan Allah kepada Nabi Muhammad, adalah peringatan dan kabar gembira bagi manusia, yang wajib diikuti dan diimani. Sangat besar akibat yang dialami oleh orang terdahulu yang tidak mempercayai dan mengingkari rasul-rasul, seperti Fir'aun dan pengikutnya. Kitab Bani Israil pun dipaparkan Allah dalam surat ini sebagai suatu umat yang banyak mengingkari perintah nabinya.</p><p>**Hubungan Surat Thaha Dengan Surat Al-Anbiya':**</p><p>Surat Thaha diakhiri dengan menerangkan bahwa manusia mudah dipengaruhi oleh kenikmatan hidup dunia, yang oleh Allah dijadikan sebagai cobaan bagi manusia, juga diakhiri dengan menyuruh bersabar dan mendirikan shalat, serta menerangkan apa yang diterima oleh orang yang bertakwa. Hal ini diulangi kembali pada permulaan surat Al-Anbiya' dan ditegaskan bahwa manusia selalu lalai dan lupa terhadap perbuatan yang harus dilakukan untuk menghadapi hari kiamat dan hisab di akhirat nanti.</p>

Verse by verse

Surah 'Abasa · Ia Bermuka Masam

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. Ayah 1

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ عَبَسَ وَتَوَلَّىٰ

    Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,

  2. Ayah 2

    أَن جَاءَهُ الْأَعْمَىٰ

    karena telah datang seorang buta kepadanya.

  3. Ayah 3

    وَمَا يُدْرِيكَ لَعَلَّهُ يَزَّكَّىٰ

    Tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),

  4. Ayah 4

    أَوْ يَذَّكَّرُ فَتَنفَعَهُ الذِّكْرَىٰ

    atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran, lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?

  5. Ayah 5

    أَمَّا مَنِ اسْتَغْنَىٰ

    Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup,

  6. Ayah 6

    فَأَنتَ لَهُ تَصَدَّىٰ

    maka kamu melayaninya.

  7. Ayah 7

    وَمَا عَلَيْكَ أَلَّا يَزَّكَّىٰ

    Padahal tidak ada (celaan) atasmu kalau dia tidak membersihkan diri (beriman).

  8. Ayah 8

    وَأَمَّا مَن جَاءَكَ يَسْعَىٰ

    Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),

  9. Ayah 9

    وَهُوَ يَخْشَىٰ

    sedang ia takut kepada (Allah),

  10. Ayah 10

    فَأَنتَ عَنْهُ تَلَهَّىٰ

    maka kamu mengabaikannya.

  11. Ayah 11

    كَلَّا إِنَّهَا تَذْكِرَةٌ

    Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,

  12. Ayah 12

    فَمَن شَاءَ ذَكَرَهُ

    maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,

  13. Ayah 13

    فِي صُحُفٍ مُّكَرَّمَةٍ

    di dalam kitab-kitab yang dimuliakan,

  14. Ayah 14

    مَّرْفُوعَةٍ مُّطَهَّرَةٍ

    yang ditinggikan lagi disucikan,

  15. Ayah 15

    بِأَيْدِي سَفَرَةٍ

    di tangan para penulis (malaikat),

  16. Ayah 16

    كِرَامٍ بَرَرَةٍ

    yang mulia lagi berbakti.

  17. Ayah 17

    قُتِلَ الْإِنسَانُ مَا أَكْفَرَهُ

    Binasalah manusia; alangkah amat sangat kekafirannya?

  18. Ayah 18

    مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ

    Dari apakah Allah menciptakannya?

  19. Ayah 19

    مِن نُّطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ

    Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya.

  20. Ayah 20

    ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ

    Kemudian Dia memudahkan jalannya.

  21. Ayah 21

    ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ

    kemudian Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam kubur,

  22. Ayah 22

    ثُمَّ إِذَا شَاءَ أَنشَرَهُ

    kemudian bila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya kembali.

  23. Ayah 23

    كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ

    Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,

  24. Ayah 24

    فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ إِلَىٰ طَعَامِهِ

    maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya.

  25. Ayah 25

    أَنَّا صَبَبْنَا الْمَاءَ صَبًّا

    Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit),

  26. Ayah 26

    ثُمَّ شَقَقْنَا الْأَرْضَ شَقًّا

    kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya,

  27. Ayah 27

    فَأَنبَتْنَا فِيهَا حَبًّا

    lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu,

  28. Ayah 28

    وَعِنَبًا وَقَضْبًا

    anggur dan sayur-sayuran,

  29. Ayah 29

    وَزَيْتُونًا وَنَخْلًا

    zaitun dan kurma,

  30. Ayah 30

    وَحَدَائِقَ غُلْبًا

    kebun-kebun (yang) lebat,

  31. Ayah 31

    وَفَاكِهَةً وَأَبًّا

    dan buah-buahan serta rumput-rumputan,

  32. Ayah 32

    مَّتَاعًا لَّكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ

    untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.

  33. Ayah 33

    فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاخَّةُ

    Dan apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),

  34. Ayah 34

    يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ

    pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,

  35. Ayah 35

    وَأُمِّهِ وَأَبِيهِ

    dari ibu dan bapaknya,

  36. Ayah 36

    وَصَاحِبَتِهِ وَبَنِيهِ

    dari istri dan anak-anaknya.

  37. Ayah 37

    لِكُلِّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ

    Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.

  38. Ayah 38

    وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ مُّسْفِرَةٌ

    Banyak muka pada hari itu berseri-seri,

  39. Ayah 39

    ضَاحِكَةٌ مُّسْتَبْشِرَةٌ

    tertawa dan bergembira ria,

  40. Ayah 40

    وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ عَلَيْهَا غَبَرَةٌ

    dan banyak (pula) muka pada hari itu tertutup debu,

  41. Ayah 41

    تَرْهَقُهَا قَتَرَةٌ

    dan ditutup lagi oleh kegelapan.

  42. Ayah 42

    أُولَـٰئِكَ هُمُ الْكَفَرَةُ الْفَجَرَةُ

    Mereka itulah orang-orang kafir lagi durhaka.

About the Quran

The Quran

The Quran is the holy scripture of Islam. Muslims believe that it is the literal word of Allah (سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى), revealed to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم) over a period of 23 years. The Quran is composed of 114 Surahs (chapters) and contains 6,236 Ayat (verses). Muslim beliefs and practices are based on the Quran and the Sunnah, the teachings and example of the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم).

The Kaaba in Mecca
A mosque in South America

Meccan Surahs

The Meccan Surahs are the earliest revelations sent down to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم). They were revealed in Mecca, hence their name. These revelations form the foundation of the Islamic faith and contain guidance for Muslims on how to live their lives. The Meccan Surahs are also notable for their poetic beauty and lyrical prose.

Medinan Surahs

The Medinan Surahs are the later Surahs that, according to Islamic tradition, were revealed in Medina after the Prophet Muhammad's (صلى الله عليه وسلم) hijra from Mecca. They were revealed by Allah (سبحانه و تعالى) when the Muslim community was larger and more developed, as opposed to their minority position in Mecca.

Stay connected

Receive regular updates

New features, translations and reminders from AskTheQuran, straight to your inbox.

We use Mailchimp to send updates. You can unsubscribe at any time. See our privacy policy.

We may receive a commission if you click on a link and buy a product, service or similar, at no extra cost to you. Details are in the disclosure policy.