Menu

Surah Al-Qiyamah

Hari Berbangkit

Chapter 75 of 114

Bacaan Al-Qur'an yang Indah

Surah Al-Qiyamah

Recited by Salaah Bukhaatir

Overview

About this Surah

Surat ini terdiri dari 6 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat Al-Falaq. Nama An-Nas diambil dari "An-Nas" yang berulang kali disebut dalam surat ini, yang artinya manusia.

At a glance

Surah 75 of 114

Translation
Indonesian
Recitation
Salaah Bukhaatir

Ask the AI about this Surah

Commentary

Tafsir

<p>Surat ini terdiri dari 6 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat Al-Falaq. Nama An-Nas diambil dari "An-Nas" yang berulang kali disebut dalam surat ini, yang artinya manusia.</p><h1>Pokok-Pokok Isi:</h1><p>Perintah kepada manusia agar berlindung kepada Allah dari segala macam kejahatan yang datang ke dalam jiwa manusia, baik dari jin maupun manusia.</p><p>Al-Qur'an dimulai dengan surat Al-Fatihah yang di antara isinya ialah agar manusia memohon hidayah ke jalan yang lurus dan memohon pertolongan kepada Allah, lalu diakhiri dengan surat An-Nas yang menganjurkan agar manusia memohon perlindungan kepada Allah dari segala kejahatan.</p>

Verse by verse

Surah Al-Qiyamah · Hari Berbangkit

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. Ayah 1

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ لَا أُقْسِمُ بِيَوْمِ الْقِيَامَةِ

    Aku bersumpah demi hari kiamat,

  2. Ayah 2

    وَلَا أُقْسِمُ بِالنَّفْسِ اللَّوَّامَةِ

    dan aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali (dirinya sendiri).

  3. Ayah 3

    أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَلَّن نَّجْمَعَ عِظَامَهُ

    Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya?

  4. Ayah 4

    بَلَىٰ قَادِرِينَ عَلَىٰ أَن نُّسَوِّيَ بَنَانَهُ

    Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna.

  5. Ayah 5

    بَلْ يُرِيدُ الْإِنسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ

    Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.

  6. Ayah 6

    يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ

    Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"

  7. Ayah 7

    فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ

    Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

  8. Ayah 8

    وَخَسَفَ الْقَمَرُ

    dan apabila bulan telah hilang cahayanya,

  9. Ayah 9

    وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ

    dan matahari dan bulan dikumpulkan,

  10. Ayah 10

    يَقُولُ الْإِنسَانُ يَوْمَئِذٍ أَيْنَ الْمَفَرُّ

    pada hari itu manusia berkata: "Ke mana tempat berlari?"

  11. Ayah 11

    كَلَّا لَا وَزَرَ

    sekali-kali tidak! Tidak ada tempat berlindung!

  12. Ayah 12

    إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمُسْتَقَرُّ

    Hanya kepada Tuhanmu sajalah pada hari itu tempat kembali.

  13. Ayah 13

    يُنَبَّأُ الْإِنسَانُ يَوْمَئِذٍ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ

    Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya.

  14. Ayah 14

    بَلِ الْإِنسَانُ عَلَىٰ نَفْسِهِ بَصِيرَةٌ

    Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri,

  15. Ayah 15

    وَلَوْ أَلْقَىٰ مَعَاذِيرَهُ

    meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya.

  16. Ayah 16

    لَا تُحَرِّكْ بِهِ لِسَانَكَ لِتَعْجَلَ بِهِ

    Janganlah kamu gerakkan lidahmu untuk (membaca) Al Quran karena hendak cepat-cepat (menguasai)nya.

  17. Ayah 17

    إِنَّ عَلَيْنَا جَمْعَهُ وَقُرْآنَهُ

    Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.

  18. Ayah 18

    فَإِذَا قَرَأْنَاهُ فَاتَّبِعْ قُرْآنَهُ

    Apabila Kami telah selesai membacakannya maka ikutilah bacaannya itu.

  19. Ayah 19

    ثُمَّ إِنَّ عَلَيْنَا بَيَانَهُ

    Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya.

  20. Ayah 20

    كَلَّا بَلْ تُحِبُّونَ الْعَاجِلَةَ

    Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu (hai manusia) mencintai kehidupan dunia,

  21. Ayah 21

    وَتَذَرُونَ الْآخِرَةَ

    dan meninggalkan (kehidupan) akhirat.

  22. Ayah 22

    وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَّاضِرَةٌ

    Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri.

  23. Ayah 23

    إِلَىٰ رَبِّهَا نَاظِرَةٌ

    Kepada Tuhannyalah mereka melihat.

  24. Ayah 24

    وَوُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ بَاسِرَةٌ

    Dan wajah-wajah (orang kafir) pada hari itu muram,

  25. Ayah 25

    تَظُنُّ أَن يُفْعَلَ بِهَا فَاقِرَةٌ

    mereka yakin bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat.

  26. Ayah 26

    كَلَّا إِذَا بَلَغَتِ التَّرَاقِيَ

    Sekali-kali jangan. Apabila nafas (seseorang) telah (mendesak) sampai ke kerongkongan,

  27. Ayah 27

    وَقِيلَ مَنْ ۜ رَاقٍ

    dan dikatakan (kepadanya): "Siapakah yang dapat menyembuhkan?",

  28. Ayah 28

    وَظَنَّ أَنَّهُ الْفِرَاقُ

    dan dia yakin bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan (dengan dunia),

  29. Ayah 29

    وَالْتَفَّتِ السَّاقُ بِالسَّاقِ

    dan bertaut betis (kiri) dan betis (kanan),

  30. Ayah 30

    إِلَىٰ رَبِّكَ يَوْمَئِذٍ الْمَسَاقُ

    kepada Tuhanmulah pada hari itu kamu dihalau.

  31. Ayah 31

    فَلَا صَدَّقَ وَلَا صَلَّىٰ

    Dan ia tidak mau membenarkan (Rasul dan Al Quran) dan tidak mau mengerjakan shalat,

  32. Ayah 32

    وَلَـٰكِن كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

    tetapi ia mendustakan (Rasul) dam berpaling (dari kebenaran),

  33. Ayah 33

    ثُمَّ ذَهَبَ إِلَىٰ أَهْلِهِ يَتَمَطَّىٰ

    kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak (sombong).

  34. Ayah 34

    أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ

    Kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu,

  35. Ayah 35

    ثُمَّ أَوْلَىٰ لَكَ فَأَوْلَىٰ

    kemudian kecelakaanlah bagimu (hai orang kafir) dan kecelakaanlah bagimu.

  36. Ayah 36

    أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَن يُتْرَكَ سُدًى

    Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?

  37. Ayah 37

    أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِيٍّ يُمْنَىٰ

    Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

  38. Ayah 38

    ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ

    kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,

  39. Ayah 39

    فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَىٰ

    lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.

  40. Ayah 40

    أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَن يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ

    Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?

About the Quran

The Quran

The Quran is the holy scripture of Islam. Muslims believe that it is the literal word of Allah (سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى), revealed to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم) over a period of 23 years. The Quran is composed of 114 Surahs (chapters) and contains 6,236 Ayat (verses). Muslim beliefs and practices are based on the Quran and the Sunnah, the teachings and example of the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم).

The Kaaba in Mecca
A mosque in South America

Meccan Surahs

The Meccan Surahs are the earliest revelations sent down to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم). They were revealed in Mecca, hence their name. These revelations form the foundation of the Islamic faith and contain guidance for Muslims on how to live their lives. The Meccan Surahs are also notable for their poetic beauty and lyrical prose.

Medinan Surahs

The Medinan Surahs are the later Surahs that, according to Islamic tradition, were revealed in Medina after the Prophet Muhammad's (صلى الله عليه وسلم) hijra from Mecca. They were revealed by Allah (سبحانه و تعالى) when the Muslim community was larger and more developed, as opposed to their minority position in Mecca.

Stay connected

Receive regular updates

New features, translations and reminders from AskTheQuran, straight to your inbox.

We use Mailchimp to send updates. You can unsubscribe at any time. See our privacy policy.

We may receive a commission if you click on a link and buy a product, service or similar, at no extra cost to you. Details are in the disclosure policy.