Menu

Surah Al-Qalam

Pena

Chapter 68 of 114

Bacaan Al-Qur'an yang Indah

Surah Al-Qalam

Recited by Salaah Bukhaatir

Overview

About this Surah

At a glance

Surah 68 of 114

Translation
Indonesian
Recitation
Salaah Bukhaatir

Ask the AI about this Surah

Commentary

Tafsir

<p>Surat ini terdiri dari 7 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat At-Takatsur. Nama Al-Ma'un diambil dari kata "Al-Ma'un" yang terdapat pada ayat ketujuh, artinya bantuan.</p><p>**Pokok-Pokok Isi:**</p><p>Beberapa sifat manusia yang dipandang sebagai mendustakan hari pembalasan serta ancaman terhadap orang-orang yang melakukan shalat dengan lalai dan riya.</p><p>Surat Al-Ma'un menjelaskan sifat-sifat manusia yang buruk yang membawa mereka pada kesengsaraan.</p><p>**Hubungan Surat Al-Ma'Un Dengan Surat Al-Kautsar:**</p><p>Dalam surat Al-Ma'un dikemukakan sifat-sifat manusia yang buruk, sedangkan dalam surat Al-Kautsar ditunjukkan sifat-sifat yang mulia, yang diperintahkan untuk dikerjakan.</p>

Verse by verse

Surah Al-Qalam · Pena

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. Ayah 1

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ ن ۚ وَالْقَلَمِ وَمَا يَسْطُرُونَ

    Nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis,

  2. Ayah 2

    مَا أَنتَ بِنِعْمَةِ رَبِّكَ بِمَجْنُونٍ

    berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila.

  3. Ayah 3

    وَإِنَّ لَكَ لَأَجْرًا غَيْرَ مَمْنُونٍ

    Dan sesungguhnya bagi kamu benar-benar pahala yang besar yang tidak putus-putusnya.

  4. Ayah 4

    وَإِنَّكَ لَعَلَىٰ خُلُقٍ عَظِيمٍ

    Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung.

  5. Ayah 5

    فَسَتُبْصِرُ وَيُبْصِرُونَ

    Maka kelak kamu akan melihat dan mereka (orang-orang kafir)pun akan melihat,

  6. Ayah 6

    بِأَييِّكُمُ الْمَفْتُونُ

    siapa di antara kamu yang gila.

  7. Ayah 7

    إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَن ضَلَّ عَن سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

    Sesungguhnya Tuhanmu, Dialah Yang Paling Mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya; dan Dialah Yang Paling Mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

  8. Ayah 8

    فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ

    Maka janganlah kamu ikuti orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah).

  9. Ayah 9

    وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ

    Maka mereka menginginkan supaya kamu bersikap lunak lalu mereka bersikap lunak (pula kepadamu).

  10. Ayah 10

    وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِينٍ

    Dan janganlah kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina,

  11. Ayah 11

    هَمَّازٍ مَّشَّاءٍ بِنَمِيمٍ

    yang banyak mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah,

  12. Ayah 12

    مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ

    yang banyak menghalangi perbuatan baik, yang melampaui batas lagi banyak dosa,

  13. Ayah 13

    عُتُلٍّ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ

    yang kaku kasar, selain dari itu, yang terkenal kejahatannya,

  14. Ayah 14

    أَن كَانَ ذَا مَالٍ وَبَنِينَ

    karena dia mempunyai (banyak) harta dan anak.

  15. Ayah 15

    إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِ آيَاتُنَا قَالَ أَسَاطِيرُ الْأَوَّلِينَ

    Apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami, ia berkata: "(Ini adalah) dongeng-dongengan orang-orang dahulu kala".

  16. Ayah 16

    سَنَسِمُهُ عَلَى الْخُرْطُومِ

    Kelak akan Kami beri tanda dia di belalai(nya).

  17. Ayah 17

    إِنَّا بَلَوْنَاهُمْ كَمَا بَلَوْنَا أَصْحَابَ الْجَنَّةِ إِذْ أَقْسَمُوا لَيَصْرِمُنَّهَا مُصْبِحِينَ

    Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Mekah) sebagaimana Kami telah mencobai pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akanmemetik (hasil)nya di pagi hari,

  18. Ayah 18

    وَلَا يَسْتَثْنُونَ

    dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin),

  19. Ayah 19

    فَطَافَ عَلَيْهَا طَائِفٌ مِّن رَّبِّكَ وَهُمْ نَائِمُونَ

    lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Tuhanmu ketika mereka sedang tidur,

  20. Ayah 20

    فَأَصْبَحَتْ كَالصَّرِيمِ

    maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita.

  21. Ayah 21

    فَتَنَادَوْا مُصْبِحِينَ

    lalu mereka panggil memanggil di pagi hari:

  22. Ayah 22

    أَنِ اغْدُوا عَلَىٰ حَرْثِكُمْ إِن كُنتُمْ صَارِمِينَ

    "Pergilah diwaktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya".

  23. Ayah 23

    فَانطَلَقُوا وَهُمْ يَتَخَافَتُونَ

    Maka pergilah mereka saling berbisik-bisik.

  24. Ayah 24

    أَن لَّا يَدْخُلَنَّهَا الْيَوْمَ عَلَيْكُم مِّسْكِينٌ

    "Pada hari ini janganlah ada seorang miskinpun masuk ke dalam kebunmu".

  25. Ayah 25

    وَغَدَوْا عَلَىٰ حَرْدٍ قَادِرِينَ

    Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal mereka (menolongnya).

  26. Ayah 26

    فَلَمَّا رَأَوْهَا قَالُوا إِنَّا لَضَالُّونَ

    Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata: "Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan),

  27. Ayah 27

    بَلْ نَحْنُ مَحْرُومُونَ

    bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya)".

  28. Ayah 28

    قَالَ أَوْسَطُهُمْ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ لَوْلَا تُسَبِّحُونَ

    Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka: "Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Tuhanmu)?"

  29. Ayah 29

    قَالُوا سُبْحَانَ رَبِّنَا إِنَّا كُنَّا ظَالِمِينَ

    Mereka mengucapkan: "Maha Suci Tuhan kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zalim".

  30. Ayah 30

    فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ يَتَلَاوَمُونَ

    Lalu sebahagian mereka menghadapi sebahagian yang lain seraya cela mencela.

  31. Ayah 31

    قَالُوا يَا وَيْلَنَا إِنَّا كُنَّا طَاغِينَ

    Mereka berkata: "Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas".

  32. Ayah 32

    عَسَىٰ رَبُّنَا أَن يُبْدِلَنَا خَيْرًا مِّنْهَا إِنَّا إِلَىٰ رَبِّنَا رَاغِبُونَ

    Mudah-mudahan Tuhan kita memberikan ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Tuhan kita.

  33. Ayah 33

    كَذَٰلِكَ الْعَذَابُ ۖ وَلَعَذَابُ الْآخِرَةِ أَكْبَرُ ۚ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

    Seperti itulah azab (dunia). Dan sesungguhnya azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui.

  34. Ayah 34

    إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ

    Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya.

  35. Ayah 35

    أَفَنَجْعَلُ الْمُسْلِمِينَ كَالْمُجْرِمِينَ

    Maka apakah patut Kami menjadikan orang-orang Islam itu sama dengan orang-orang yang berdosa (orang kafir)?

  36. Ayah 36

    مَا لَكُمْ كَيْفَ تَحْكُمُونَ

    Atau adakah kamu (berbuat demikian): bagaimanakah kamu mengambil keputusan?

  37. Ayah 37

    أَمْ لَكُمْ كِتَابٌ فِيهِ تَدْرُسُونَ

    Atau adakah kamu mempunyai sebuah kitab (yang diturunkan Allah) yang kamu membacanya?,

  38. Ayah 38

    إِنَّ لَكُمْ فِيهِ لَمَا تَخَيَّرُونَ

    bahwa di dalamnya kamu benar-benar boleh memilih apa yang kamu sukai untukmu.

  39. Ayah 39

    أَمْ لَكُمْ أَيْمَانٌ عَلَيْنَا بَالِغَةٌ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ ۙ إِنَّ لَكُمْ لَمَا تَحْكُمُونَ

    Atau apakah kamu memperoleh janji yang diperkuat dengan sumpah dari Kami, yang tetap berlaku sampai hari kiamat; sesungguhnya kamu benar-benar dapat mengambil keputusan (sekehendakmu)?

  40. Ayah 40

    سَلْهُمْ أَيُّهُم بِذَٰلِكَ زَعِيمٌ

    Tanyakanlah kepada mereka: "Siapakah di antara mereka yang bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil itu?"

  41. Ayah 41

    أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ فَلْيَأْتُوا بِشُرَكَائِهِمْ إِن كَانُوا صَادِقِينَ

    Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu? Maka hendaklah mereka mendatangkan sekutu-sekutunya jika mereka adalah orang-orang yang benar.

  42. Ayah 42

    يَوْمَ يُكْشَفُ عَن سَاقٍ وَيُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ فَلَا يَسْتَطِيعُونَ

    Pada hari betis disingkapkan dan mereka dipanggil untuk bersujud; maka mereka tidak kuasa,

  43. Ayah 43

    خَاشِعَةً أَبْصَارُهُمْ تَرْهَقُهُمْ ذِلَّةٌ ۖ وَقَدْ كَانُوا يُدْعَوْنَ إِلَى السُّجُودِ وَهُمْ سَالِمُونَ

    (dalam keadaan) pandangan mereka tunduk ke bawah, lagi mereka diliputi kehinaan. Dan sesungguhnya mereka dahulu (di dunia) diseru untuk bersujud, dan mereka dalam keadaan sejahtera.

  44. Ayah 44

    فَذَرْنِي وَمَن يُكَذِّبُ بِهَـٰذَا الْحَدِيثِ ۖ سَنَسْتَدْرِجُهُم مِّنْ حَيْثُ لَا يَعْلَمُونَ

    Maka serahkanlah (ya Muhammad) kepada-Ku (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (Al Quran). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui,

  45. Ayah 45

    وَأُمْلِي لَهُمْ ۚ إِنَّ كَيْدِي مَتِينٌ

    dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencana-Ku amat tangguh.

  46. Ayah 46

    أَمْ تَسْأَلُهُمْ أَجْرًا فَهُم مِّن مَّغْرَمٍ مُّثْقَلُونَ

    Apakah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan hutang?

  47. Ayah 47

    أَمْ عِندَهُمُ الْغَيْبُ فَهُمْ يَكْتُبُونَ

    Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang ghaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetapkan)?

  48. Ayah 48

    فَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ وَلَا تَكُن كَصَاحِبِ الْحُوتِ إِذْ نَادَىٰ وَهُوَ مَكْظُومٌ

    Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu, dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam keadaan marah (kepada kaumnya).

  49. Ayah 49

    لَّوْلَا أَن تَدَارَكَهُ نِعْمَةٌ مِّن رَّبِّهِ لَنُبِذَ بِالْعَرَاءِ وَهُوَ مَذْمُومٌ

    Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela.

  50. Ayah 50

    فَاجْتَبَاهُ رَبُّهُ فَجَعَلَهُ مِنَ الصَّالِحِينَ

    Lalu Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh.

  51. Ayah 51

    وَإِن يَكَادُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَيُزْلِقُونَكَ بِأَبْصَارِهِمْ لَمَّا سَمِعُوا الذِّكْرَ وَيَقُولُونَ إِنَّهُ لَمَجْنُونٌ

    Dan sesungguhnya orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar Al Quran dan mereka berkata: "Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila".

  52. Ayah 52

    وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَالَمِينَ

    Dan Al Quran itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat.

About the Quran

The Quran

The Quran is the holy scripture of Islam. Muslims believe that it is the literal word of Allah (سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى), revealed to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم) over a period of 23 years. The Quran is composed of 114 Surahs (chapters) and contains 6,236 Ayat (verses). Muslim beliefs and practices are based on the Quran and the Sunnah, the teachings and example of the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم).

The Kaaba in Mecca
A mosque in South America

Meccan Surahs

The Meccan Surahs are the earliest revelations sent down to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم). They were revealed in Mecca, hence their name. These revelations form the foundation of the Islamic faith and contain guidance for Muslims on how to live their lives. The Meccan Surahs are also notable for their poetic beauty and lyrical prose.

Medinan Surahs

The Medinan Surahs are the later Surahs that, according to Islamic tradition, were revealed in Medina after the Prophet Muhammad's (صلى الله عليه وسلم) hijra from Mecca. They were revealed by Allah (سبحانه و تعالى) when the Muslim community was larger and more developed, as opposed to their minority position in Mecca.

Stay connected

Receive regular updates

New features, translations and reminders from AskTheQuran, straight to your inbox.

We use Mailchimp to send updates. You can unsubscribe at any time. See our privacy policy.

We may receive a commission if you click on a link and buy a product, service or similar, at no extra cost to you. Details are in the disclosure policy.