Menu

Surah Al-Qamar

Bulan

Chapter 54 of 114

Bacaan Al-Qur'an yang Indah

Surah Al-Qamar

Recited by Salaah Bukhaatir

Overview

About this Surah

At a glance

Surah 54 of 114

Translation
Indonesian
Recitation
Salaah Bukhaatir

Ask the AI about this Surah

Commentary

Tafsir

<p>Surat ini terdiri dari 11 ayat, termasuk golongan surat Makkiyyah, dan diturunkan sesudah surat Al-Fajr. Nama Adh-Dhuha diambil dari kata "Adh-Dhuha" yang terdapat pada ayat pertama, artinya waktu dhuha (matahari naik sepenggalah).</p><p>**Pokok-Pokok Isi:**</p><p>Allah tidak akan meninggalkan Nabi Muhammad; isyarat dari Allah bahwa kehidupan dan dakwah Nabi Muhammad akan bertambah baik dan berkembang; larangan menghina anak yatim dan menghardik orang yang meminta-minta serta perintah menyebut-nyebut nikmat yang diberikan Allah sebagai tanda bersyukur.</p><p>Surat Adh-Dhuha menerangkan tentang bimbingan dan pemeliharaan Allah terhadap Nabi Muhammad dengan cara yang tidak ada putus-putusnya, juga berisi perintah kepada Nabi supaya mensyukuri segala nikmat itu.</p><p>**Hubungan Surat Adh-Dhuha Dengan Surat Asy-Syarh:**</p><p>1. Kedua surat ini sangat erat hubungannya, karena sama-sama ditujukan kepada Nabi Muhammad.</p><p>2. Kedua surat ini sama-sama menerangkan tentang nikmat-nikmat Allah dan memerintahkan kepada Nabi untuk mensyukuri nikmat-nikmat itu.</p>

Verse by verse

Surah Al-Qamar · Bulan

بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ

  1. Ayah 1

    بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيمِ اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ

    Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah bulan.

  2. Ayah 2

    وَإِن يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ

    Dan jika mereka (orang-orang musyrikin) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus menerus".

  3. Ayah 3

    وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ ۚ وَكُلُّ أَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ

    Dan mereka mendutakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya

  4. Ayah 4

    وَلَقَدْ جَاءَهُم مِّنَ الْأَنبَاءِ مَا فِيهِ مُزْدَجَرٌ

    Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka beberapa kisah yang di dalamnya terdapat cegahan (dari kekafiran).

  5. Ayah 5

    حِكْمَةٌ بَالِغَةٌ ۖ فَمَا تُغْنِ النُّذُرُ

    Itulah suatu hikmah yang sempurna maka peringatan-peringatan itu tidak berguna (bagi mereka).

  6. Ayah 6

    فَتَوَلَّ عَنْهُمْ ۘ يَوْمَ يَدْعُ الدَّاعِ إِلَىٰ شَيْءٍ نُّكُرٍ

    Maka berpalinglah kamu dari mereka. (Ingatlah) hari (ketika) seorang penyeru (malaikat) menyeru kepada sesuatu yang tidak menyenangkan (hari pembalasan),

  7. Ayah 7

    خُشَّعًا أَبْصَارُهُمْ يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ كَأَنَّهُمْ جَرَادٌ مُّنتَشِرٌ

    sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan

  8. Ayah 8

    مُّهْطِعِينَ إِلَى الدَّاعِ ۖ يَقُولُ الْكَافِرُونَ هَـٰذَا يَوْمٌ عَسِرٌ

    mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata: "Ini adalah hari yang berat".

  9. Ayah 9

    كَذَّبَتْ قَبْلَهُمْ قَوْمُ نُوحٍ فَكَذَّبُوا عَبْدَنَا وَقَالُوا مَجْنُونٌ وَازْدُجِرَ

    Sebelum mereka, telah mendustakan (pula) kamu Nuh, maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan: "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman).

  10. Ayah 10

    فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانتَصِرْ

    Maka dia mengadu kepada Tuhannya: "bahwasanya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah (aku)".

  11. Ayah 11

    فَفَتَحْنَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ بِمَاءٍ مُّنْهَمِرٍ

    Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah.

  12. Ayah 12

    وَفَجَّرْنَا الْأَرْضَ عُيُونًا فَالْتَقَى الْمَاءُ عَلَىٰ أَمْرٍ قَدْ قُدِرَ

    Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air, maka bertemulah air-air itu untuk suatu urusan yang sungguh telah ditetapkan.

  13. Ayah 13

    وَحَمَلْنَاهُ عَلَىٰ ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍ

    Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku,

  14. Ayah 14

    تَجْرِي بِأَعْيُنِنَا جَزَاءً لِّمَن كَانَ كُفِرَ

    Yang berlayar dengan pemeliharaan Kami sebagai belasan bagi orang-orang yang diingkari (Nuh).

  15. Ayah 15

    وَلَقَد تَّرَكْنَاهَا آيَةً فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

    Dan sesungguhnya telah Kami jadikan kapal itu sebagai pelajaran, maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

  16. Ayah 16

    فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

    Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  17. Ayah 17

    وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

    Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  18. Ayah 18

    كَذَّبَتْ عَادٌ فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

    Kaum 'Aad pun mendustakan (pula). Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  19. Ayah 19

    إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ رِيحًا صَرْصَرًا فِي يَوْمِ نَحْسٍ مُّسْتَمِرٍّ

    Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang sangat kencang pada hari nahas yang terus menerus,

  20. Ayah 20

    تَنزِعُ النَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُّنقَعِرٍ

    yang menggelimpangkan manusia seakan-akan mereka pokok korma yang tumbang.

  21. Ayah 21

    فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

    Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  22. Ayah 22

    وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

    Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  23. Ayah 23

    كَذَّبَتْ ثَمُودُ بِالنُّذُرِ

    Kaum Tsamudpun telah mendustakan ancaman-ancaman (itu).

  24. Ayah 24

    فَقَالُوا أَبَشَرًا مِّنَّا وَاحِدًا نَّتَّبِعُهُ إِنَّا إِذًا لَّفِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ

    Maka mereka berkata: "Bagaimana kita akan mengikuti seorang manusia (biasa) di antara kita?" Sesungguhnya kalau kita begitu benar-benar berada dalam keadaan sesat dan gila".

  25. Ayah 25

    أَأُلْقِيَ الذِّكْرُ عَلَيْهِ مِن بَيْنِنَا بَلْ هُوَ كَذَّابٌ أَشِرٌ

    Apakah wahyu itu diturunkan kepadanya di antara kita? Sebenarnya dia adalah seorang yang amat pendusta lagi sombong.

  26. Ayah 26

    سَيَعْلَمُونَ غَدًا مَّنِ الْكَذَّابُ الْأَشِرُ

    Kelak mereka akan mengetahui siapakah yang sebenarnya amat pendusta lagi sombong.

  27. Ayah 27

    إِنَّا مُرْسِلُو النَّاقَةِ فِتْنَةً لَّهُمْ فَارْتَقِبْهُمْ وَاصْطَبِرْ

    Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan bagi mereka, maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah.

  28. Ayah 28

    وَنَبِّئْهُمْ أَنَّ الْمَاءَ قِسْمَةٌ بَيْنَهُمْ ۖ كُلُّ شِرْبٍ مُّحْتَضَرٌ

    Dan beritakanlah kepada mereka bahwa sesungguhnya air itu terbagi antara mereka (dengan unta betina itu); tiap-tiap giliran minum dihadiri (oleh yang punya giliran)

  29. Ayah 29

    فَنَادَوْا صَاحِبَهُمْ فَتَعَاطَىٰ فَعَقَرَ

    Maka mereka memanggil kawannya, lalu kawannya menangkap (unta itu) dan membunuhnya.

  30. Ayah 30

    فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ

    Alangkah dahsyatnya azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  31. Ayah 31

    إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ صَيْحَةً وَاحِدَةً فَكَانُوا كَهَشِيمِ الْمُحْتَظِرِ

    Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang.

  32. Ayah 32

    وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

    Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  33. Ayah 33

    كَذَّبَتْ قَوْمُ لُوطٍ بِالنُّذُرِ

    Kaum Luth-pun telah mendustakan ancaman-ancaman (nabinya).

  34. Ayah 34

    إِنَّا أَرْسَلْنَا عَلَيْهِمْ حَاصِبًا إِلَّا آلَ لُوطٍ ۖ نَّجَّيْنَاهُم بِسَحَرٍ

    Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan sebelum fajar menyingsing,

  35. Ayah 35

    نِّعْمَةً مِّنْ عِندِنَا ۚ كَذَٰلِكَ نَجْزِي مَن شَكَرَ

    sebagai nikmat dari Kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur,

  36. Ayah 36

    وَلَقَدْ أَنذَرَهُم بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ

    Dan sesungguhnya dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan azab-azab Kami, maka mereka mendustakan ancaman-ancaman itu.

  37. Ayah 37

    وَلَقَدْ رَاوَدُوهُ عَن ضَيْفِهِ فَطَمَسْنَا أَعْيُنَهُمْ فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ

    Dan sesungguhnya mereka telah membujuknya (agar menyerahkan) tamunya (kepada mereka), lalu Kami butakan mata mereka, maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  38. Ayah 38

    وَلَقَدْ صَبَّحَهُم بُكْرَةً عَذَابٌ مُّسْتَقِرٌّ

    Dan sesungguhnya pada esok harinya mereka ditimpa azab yang kekal.

  39. Ayah 39

    فَذُوقُوا عَذَابِي وَنُذُرِ

    Maka rasakanlah azab-Ku dan ancaman-ancaman-Ku.

  40. Ayah 40

    وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

    Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?

  41. Ayah 41

    وَلَقَدْ جَاءَ آلَ فِرْعَوْنَ النُّذُرُ

    Dan sesungguhnya telah datang kepada kaum Fir'aun ancaman-ancaman.

  42. Ayah 42

    كَذَّبُوا بِآيَاتِنَا كُلِّهَا فَأَخَذْنَاهُمْ أَخْذَ عَزِيزٍ مُّقْتَدِرٍ

    Mereka mendustakan mukjizat Kami semuanya, lalu Kami azab mereka sebagai azab dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Kuasa

  43. Ayah 43

    أَكُفَّارُكُمْ خَيْرٌ مِّنْ أُولَـٰئِكُمْ أَمْ لَكُم بَرَاءَةٌ فِي الزُّبُرِ

    Apakah orang-orang kafirmu (hai kaum musyrikin) lebih baik dari mereka itu, atau apakah kamu telah mempunyai jaminan kebebasan (dari azab) dalam Kitab-kitab yang dahulu

  44. Ayah 44

    أَمْ يَقُولُونَ نَحْنُ جَمِيعٌ مُّنتَصِرٌ

    Atau apakah mereka mengatakan: "Kami adalah satu golongan yang bersatu yang pasti menang".

  45. Ayah 45

    سَيُهْزَمُ الْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ الدُّبُرَ

    Golongan itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang.

  46. Ayah 46

    بَلِ السَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَالسَّاعَةُ أَدْهَىٰ وَأَمَرُّ

    Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.

  47. Ayah 47

    إِنَّ الْمُجْرِمِينَ فِي ضَلَالٍ وَسُعُرٍ

    Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka.

  48. Ayah 48

    يَوْمَ يُسْحَبُونَ فِي النَّارِ عَلَىٰ وُجُوهِهِمْ ذُوقُوا مَسَّ سَقَرَ

    (Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka): "Rasakanlah sentuhan api neraka!"

  49. Ayah 49

    إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ

    Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran.

  50. Ayah 50

    وَمَا أَمْرُنَا إِلَّا وَاحِدَةٌ كَلَمْحٍ بِالْبَصَرِ

    Dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata.

  51. Ayah 51

    وَلَقَدْ أَهْلَكْنَا أَشْيَاعَكُمْ فَهَلْ مِن مُّدَّكِرٍ

    Dan sesungguhnya telah Kami binasakan orang yang serupa dengan kamu. Maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran?

  52. Ayah 52

    وَكُلُّ شَيْءٍ فَعَلُوهُ فِي الزُّبُرِ

    Dan segala sesuatu yang telah mereka perbuat tercatat dalam buku-buku catatan

  53. Ayah 53

    وَكُلُّ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ مُّسْتَطَرٌ

    Dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis.

  54. Ayah 54

    إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَنَهَرٍ

    Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu di dalam taman-taman dan sungai-sungai,

  55. Ayah 55

    فِي مَقْعَدِ صِدْقٍ عِندَ مَلِيكٍ مُّقْتَدِرٍ

    di tempat yang disenangi di sisi Tuhan Yang Berkuasa.

About the Quran

The Quran

The Quran is the holy scripture of Islam. Muslims believe that it is the literal word of Allah (سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى), revealed to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم) over a period of 23 years. The Quran is composed of 114 Surahs (chapters) and contains 6,236 Ayat (verses). Muslim beliefs and practices are based on the Quran and the Sunnah, the teachings and example of the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم).

The Kaaba in Mecca
A mosque in South America

Meccan Surahs

The Meccan Surahs are the earliest revelations sent down to the Prophet Muhammad (صلى الله عليه وسلم). They were revealed in Mecca, hence their name. These revelations form the foundation of the Islamic faith and contain guidance for Muslims on how to live their lives. The Meccan Surahs are also notable for their poetic beauty and lyrical prose.

Medinan Surahs

The Medinan Surahs are the later Surahs that, according to Islamic tradition, were revealed in Medina after the Prophet Muhammad's (صلى الله عليه وسلم) hijra from Mecca. They were revealed by Allah (سبحانه و تعالى) when the Muslim community was larger and more developed, as opposed to their minority position in Mecca.

Stay connected

Receive regular updates

New features, translations and reminders from AskTheQuran, straight to your inbox.

We use Mailchimp to send updates. You can unsubscribe at any time. See our privacy policy.

We may receive a commission if you click on a link and buy a product, service or similar, at no extra cost to you. Details are in the disclosure policy.